Muhibban-e-Mustafa
Ahmadiyya Awareness Campaign
26th August 1997
Segala puji bagi Praise Allah. Salawat dan salam bagi junjungan
kita nabi Muhammad .
Apakah ia seorang Muslim?
Kepercayaan Mirza Ghulam Ahmad
oleh Dr. Syed Rashid Ali
Pada tahun 1974, para ahli dan ulama Islam dari 124 negara mengadakan
pertemuan di Makkah al-Mukarramah yng disponsori oleh Rabithah al-Alam
al-Islami. Dicapai kesepakatan bulat bahwa Mirza Ghulam Ahmad Qadiani dan
pengikut-pengikutnya (Ahmadiyyah Gerakan/Qadiani/Ahmadis/Mirzais/Lahoris)
adalah INGKAR/MUNGKAR, KAFIR DAN MURTAD dari ISLAM. Selama 100 tahun, para
ulama di MAKKAH al-MUKARRAMAH, al-MADINAH al-MUNAWWARAH, MESIR, INDO-PAKISTAN
dan semua negara-negara Islam dan ARAB telah mengambil satu pandangan bahwa
jemaat ini telah ingkar, Kafir dan murtad dari Islam.
MODUS OPERANDI:
Pengikut-pengikut Mirza Ghulam Ahmad menyebut diri mereka sendiri dengan
'AHMADI MUSLIM'. Mereka berdakwah di daerah-daerah terpencil dimana orang
Islam tak pernah mendengar nama Mirza Ghulam atau Qadianisme atau Gerakan
Ahmadiyyah. Dengan berpura-pura sebagai orang muslim SUNNI dan menggunakan
sumber dayanya yang besar sekali, dengan menawarkan insentif finansiil
dan harta benda lainnya, mereka menjerumuskan jamaah islam yang miskin
di belahan-belahan dunia terutana di Afrika tengah dan Barat, Negara-negara
Timur jauh, republik-republik di asia tengah. Ummat muslim di wilayah ini
pada umumnya adalah mengikuti ahlusunnah wal jamaah yang tidak pernah mendengar
mengenai MIRZA GHULAM atau AHMADI atau gerakan AHMADIYYAH dan karenanya
tidak sadar bahwa seluruh umat telah menyatakan bahwa jemaat ini KAFIR
dan murtad dari ISLAM. Demikianlah mereka Berubah dari Muslim Sunni menjadi
MUSLIM AHMADI.
Pertanyaan: JIKA JEMAAT KAUM AHMADI ADALAH
MUSLIM SUNNI, MENGAPA MEREKA MENYEBUT DIRINYA MUSLIM AHMADI???
SIAPAKAH MIRZA GHULAM AHMAD QADIANI ?
Mirza Ghulam Ahmad lahir dalam keluarga Muslim di suatu desa di India
Utara yaitu Qadian tahun 1839. Ia mendapat pendidikan agama di rumah. Ia
juga menderita berbagai penyakit fisik dan mental serta berkebiasaan memakai
OPIUM and ANGGUR BERLAKOHOL. Dibawah penjajahan Inggris di India, ia menjual
keimanannya demi mendapatkan keuntungan harta Ia mengklaim diri sebagai
Messiah yang dijanjikan, Mahdi, Nabi dan Nabi Muhammad SAW yang datang
untuk kedua kalinya dalam bentuk Mirza untuk menyiarkan Islam. Dikatakannya
bahwa ia telah menerima WHYU dan menyebut/menyatakan BRAHEEN-e-AHMADIYYAH
sebagai KITABULLAH.
Penjajah Inggris dibuat pusing di India karena adanya semangat Jehad
di kalangan Muslim dan dalam anjuran dan dakwahnya, Mirza Ghulam Ahmad
menul;is buku-buku dan pamflet-pamflet yang membatalakan/MENCABUT JIHAD
serta menganjurkan KESETIAAN KEPADA PENJAJAH INGGRIS SEBAGAI RUKUN IMAN.
Mirza Ghulam mendirikan Gerakan AHMADIYYAH tahunn 1889 dan menamakan pengikutnya
sebagai AHMADI MUSLIM. Ia memberi label kepada umat yang tidak menerimanya
dan tidak menerima kenabiannya sebagai HARAM JADAH (BASTARDS). Mirza Ghulam
Ahmad meninggal tahun 1908 namun gerakan Ahmadiyyah terus berlanjut, awalnya
dibawah "Petunjuk" para Majikannya yaitu penjajah Inggris dan
sekarang disokong oleh Amerika Serikat dan negara-negara anti Islam lainnya.
KEYAKINAN NON-ISLAMI DARI MIRZA GHULAM AHMAD:
Mirza Ghulam Ahmad menulis 80 b uku selama hidupnya, yang memberikan
pemahaman luar biasa kedalam jiwa manusia serta menerangkan perjalanan
keimanannya dari Islam menjadi Murtad dan Ingkar (Apostacy and Infidility).
'ROOHANI KHAZAIN' adalah judul dari kumpulan seluruh buku-buku yang ditulis
oleh Mirza Ghulam, yang dicetak oleh Kantor Pusat Gerakan Ahmadiyyah Movement
di London.
Mirza terlahir dalam keluarga Ilam. Buku-buku pada wal ia menulis menganduk
keyakinan yang sama dengan sesama Islam Sunni. Namun dengan berjalannya
waktu, kepercayaannya mengalami perubahan dramatis dan tulisan-tulisannya
menjadi semakin mengarah ke BID'AH dan sangat tidak Islami. Namun demikian
dalam usaha membuktikan bahwa Mirza Ghulam besrta jemaat Ahmadi adalah
juga Muslim Sunni, literatur-literatur propaganda Gerakan Ahmadiyyah biasanya
mengutip buku-buku yang diterbitkan terdahulu. Jemaat Ahmadi kebanyakan
akan berbicara mengenai Kitab suci Al Quran dan Hadist-hadist yang menaruh
Mirza Ghulam Ahmad dalam posisi senagai latar belakang dan biasanya mempresentasikannya
sebagai Reformer atau Mujaddid atau Mahdi atau Messiah, tergantung pada
jenis dan masa orang yang menjadi sasaran dakwahnya. Klaim Mirza Ghulam
Ahmad tentang kenabian tidak dibicarakan.
(SETYA: Kalau Anda/netter baca semua posting Sdr Nadri, gejala ini
terlihat dan terbukti semuanya)
Berikut adalah beberapa rangkuman buku-buku Mirza Ghulam Ahmad yang
menjadi dasar sehingga ia beserta pengikut-pengikutnya dinyatakan Kafir,
Ingkar dan Murtad dari Islam:
(SETYA: Saya muhon maaf kepada Sdr Nadri, saya telah meminta buku-buku
dan informasi lain untuk saya pelajari, tetapi tidak ditanggapi bahkan
ada kesan menyembunyikan informasi, maka sumber lain akan saya gunakan
dalam posting saya).
Mirza Ghulam menyatakan (Rangkuman dari Izala-e-Auham, Roohani Khazain,
vol 3 pp.114-472):
- Rasulullah Mohammed(pbuh) tidak memahami makna Surah AlZilzal.
- Nabi-nabi lain juga telah membuat kesalahan dan berbohong. (Mirza mencoba
mambuat justifikasi pernyataannya yang salah dan kenabiannya yang tidak
terpenuhi - Author)
- Wahyu yang diterima Hazrath Mohammad juga ternyata salah.
- Wahyu-wahyu ternyata juga tidak memberitahu Hazrath Mohammad (pbuh)
mengenai Ibne Maryam, Dajjal, Khare Dajjal, Yajoog Majoog (Yajuj dan Ma'juj)
dan Daabatul Ardh.
- Braheen-e-Ahmadiyya dinyatakan sebagai Kitabullah (the Book of God)
dalam berbagai buku lainnya yang ditulis Ghulam misalnya: Roohani Khazain
vol.22 p.502.
- " 'Inna Anzalnaahu Qariiban min alQadian wa bil Haq anzalnaahu.
(Ing.) No doubt we have sent him (Mirza) near Qadian and with truth we
have sent him'; (Ind.) Telah jelas bahwa kami telah mengirimkannya (Mirza)
dekat Qadian dan dengan benar kami telah mengirimkannya '; . . . pernyataan
wahyu yang telah diterbitkan dalam Braheene Ahmadiyyah ini telah jelas
dan keras menyatakan bahwa nama Qadian telah disebut secara jelas dalam
Quran atau Hadits sebagai pernyataan kenabian."
(SETYA: Coba periksa 'tenses' yang sengaja dalam Quran dibuat past
tense--dalam bahasa arab disebut madhi yang berarti suatu kejadian yang
sudah lewat atau lampau pada waktu al Quran disampaikan/diwahyukan---Seandainya
akar kata nazala tersebut dibuat untuk perkiraan, masa datang, atau masa
kini, Allah akan mengatakan "Unazzilu" sebagai ganti "Anzalna".)
(SETYA: Allah mewahyukan Qur'an dalam bahasa arab dengan akurasi
yang luar biasa, seandainya ditulis dalam bahasa apapun, maka al Quran
akan menjadi suatu maha karya yang luar biasa dalam hal akurasi maupun
isinya--seperti halnya yang telah ditulis dalam bahasa Arab.)
- Nama Mekah, Medinah dan Qadian disebutkan beturut-turut dalam Alquranul
Karim.
- Quran banyak mengandung kata-kata jorok. (Mirza mencoba menghalalkan
bahasanya jorok yang digunakannya terhadap lawan-lawannya.)
Mirza Ghulam Ahamad mengklaim bahwa:
- Ia adalah penjelmaan kedua dari Nabi Muhamad(pbuh) dan ia lebih baik
dan superior dibandingkan kedatangannya yang pertama. (Roohani Khazain
vol 16 pp.272)
- Nabi Muhammad (pbuh) telah datang lagi kedunia ini sebagai Mirza Ghulam
Ahmad untuk menyiarkan Islam.(Roohani Khazain vol.17 p.249)
- Kaum Ahmadi tidak boleh membedakan antara Mirza G.A dengan Hazrat Muhammad
sebab "Setiap orang yang memperbedakan aantara saya dengan Mustafa
(pbuh) belum melihat saya dan tidak mengenal saya." (Roohani Khazain
vol 16 pp.171)
- WAHYU Mirza mengatakan padanya: Muhammadarrosuulullah waladziina ma'ahu
ashiddahuu 'ala alkuffar rohmau bainahum' dalam wahyu ini Allah telah menamakanku
Muhammad dan Rasuulullah." (Roohani Khazain vol 18 pp.207)
- Orang yang telah menjadi anggota jemaat Mirza telah menjadi para SAHABAT
Rasulullah. (Roohani Khazain vol 16 pp.258-259)
- Oleh karena Mirza Ghulam Ahmad tidak lain adalah Nabi Muhammad SAW
sendiri, maka apabila Seorang Ahmadi menyebutkan KALIMAH THOYYIBAH, dengan
kata-kata Muhammadur Rasuulullah, berarti yang dimaksudkan adalah Mirza
Ghulam Ahmad Qadiani.
Dari Mirza bin Chiragh Bibi terhadap Jesus bin Mary (Maryam):
- Mirza Ghulam Ahmad adalah anak Chiragh Bibi namun ia mengklaim bahwa
ia adalah Isa ibnu Maryam (Jesus anak Maria). Dikatakannya bahwa mula-mula
Allah mengubahnya menjadi Maryam selama dua tahun. Setelah dua tahun, Tuhan
membuatnya mengandung dengan meniupkan ruh Isa kedalamnya; ia tetap mengandung
selama 10 bulan, setelah itu Tuahn mengubahnya lagi menjadi Isa. Inilah
kejadian bagaimana ia menjadi Mayam juga Isa ibnu Maryam. (Rooahni Khazain
vol 19 pp. 87-89)
[SETYA: Sangat nyleneh luar biasa]
Mirza Ghulam Ahmad mengklaim bahwa:
- Ia adalah Masul Masih yakni ia memiliki sifat-sifat yang menyerupai
Jesus anak Maria (Roohani Khazain vol 1 p. 593).
- Hazrat Isa/Jesus (pbuh) adalah anak Yusuf Najjar (Roohani Khazain
vol 3 pp. 254).
- Hazrat Isa/Jesus telah mati dan tidak akan datang lagi. (Rooahni
Khazain vol.3 p.402)
- Jesus (Hazrat Isa) adalah pembohong besar, berkebiasaan mengeluarkan
kata-kata jorok, tukang minum alkohol, gendut dan jahat, bukan orang beriman
ataupun pencarikebenaran, ia adalah seorang yang sombong dan sok penting
yang menklaim keabadian (Roohani Khazain vol 9 p.387, vol.11 p.289).
- "Kenyataannya adalah bahwa Hazrat Isa tidak melakukan mukjizat
apapun (Roohani Khazain vol 11 p. 290-291)
- "Tiga orang nenek Isa adalah PEZINA dan PELACUR, asal muasal darah
dan jasad Jesus >Hazrat Isa pernah gila karena penyakit ayan (epilepsi).(Roohani
Khazain 11 p.291)
- Seharusnya Isa tidak usah lahir kedunia ini....(Roohani Khazain
vol 9 p. 417)
- Saya lebih baik dari Isa bin Maryam.......(Roohani Khazain vol 1
p.593)
- Saya memiliki sifat-sifat seperti Jesus......... hakekat saya dan Jesus
begitu serupa seolah memiliki atom-atom yang sama atau dua biji dari pohon
yang sama." (Roohani Khazain vol.1 p.593)
Mirza pernah menyombongkan diri bahwa:
- Quran adalah Kitabullah dan kata-katanya berasal dari mulut saya."
(Iklan tanggal 15 Maret 1897, Roohani Khazain vol 22 p. 87)
- Aku percaya bahwa WAHYU-ku adalah sebagaimana dalam Al Quran dan Taurat
(Roohani Khazain vol.17 p.454)
- Dasar dari klaim kami bukanlah Quran dan Hadits dan WAHYU yang datang
kepada kita. Ya, untuk mendukungnya kami juga mengutip Hadits-2 tersebut
yang menurut Al Quran TIDAK BERTENTANGAN DENGAN WAHYU SAYA. SELEBIHNYA
DARI HADITS-2 ITU, SAYA BUANG SEPERTI KERTAS-2 BEKAS.(Roohani Khazain
vol 19 p.140)
- Baitul Dzikr (Mesjid dekat Baitul Fikr, ruangan dimana Mirza Ghulam
Ahmad biasa duduk dan menulis buku) adalah seperti Ka'bah al Haram, Wa
man dakholahu kaan amina (dan siapapun yang memasukinya telah selamat)."
(Roohani Khazain vol. 1 p.666-667)
- Surah (17:1) dari Al Quran: 'Segala puji bagi A;;ah yang telah mengambil
Hambanya pada Malam Perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, adalah
riil dan penerapan leter lijk dari Masjid yang dibuat oleh ayah Mirza Ghulam
Ahmad......(Kumpulan iklan vol.3 p.286)
[PS: Menurut Mirza Ghulam Ahmad, Quran adalah kata-2 yang keluar
dari mulutnya, Masjidnya seperti Ka'bah al Haram dan Masjidil Aqsa ada
di Qadian dan bukan di Jerusalem.}
Mirza mengumumkan:
- "Saya adalah Adam, saya adalah Nuh, saya adalah Ibrahim (Abraham),
saya adalah Ishak (Isaac), saya adalah Ja'kub (jacob), saya adalah Ismail,
saya adalah Musa, saya adalah Jesus anak Maria, saya adalah Muhammad SAW
.....(Roohani Khazain vol 22, p.521)
(SETYA: Ini tak kurang anehnya, orang waras tak akan mengatakan
hal ini).
- "Tuhan yang sebenarnya adalah yang telah mengirimkan rasulnya
di Qadian.(Roohani Khazain vol.18 p.231)
(SETYA: Mirza mengklaim diri seorang RASUL)
Mirza mengumumkan bahwa:
- "Kecuali Anak Pelacur, yang
hatinya telah ditutup oleh Allah, orang-orang telah menerimaku dan mempercayai
Kenabianku." (Aina-e-Kamalate Islam, Roohani Khazain
vol 5 p.547)
- ". . . . . Yang tidak mempercayai Mirza Ghulam Ahmad Qadiani,
tidak taat kepada Allah dan Rasul dan akan masuk neraka." (Iklan
oleh Mirza Ghulam Ahmad tanggal 25 Mei 1900)
- Saya adalah "Benih yang tumbuh sendiri/tertanam secara mandiri"
pada Pemerintah Inggris. "Pemerintah (Inggris) harus sungguh-sungguh
menaruh perhatian pada BENIH YANG TUMBUH SENDIRI INI . . . . .harus menginstruksikan
agar pejabat pejabatnya memperlakukan SAYA dan JAMAAH SAYA dengan sangat
ramah dan berpihak pada kami. Keluarga kami tidak pernah ragu menumpahkan
darah seperti Penguasa Inggris dan tidak berhenti menyerahkan jiwanya,
demikian pula saat ini tidak pernah ragu." (Roohani Khazain vol.13
p.350)
- "Sejak kecil sampai sekarang setelah berumur 65 tahun, saya telah
melakukan dengan pena dan lidah saya, tugas-tugas penting dalam mengubah
hati umat Muslim kedalam cinta kasih & niat baik serta simpati terhadap
Pemerintah Inggris dan melenyapkan ide dan semangat Jihad dari hati orang-orang
(Islam) bodoh itu. " (Kitab-ul-Bariyah, Roohani Khazain vol 13
p.350)
- " . . . . Untuk Pemerintah Inggris, Saya telah menerbitkan dan
membagikan 50,000 leaflet di negara ini (India) dan negara-negara Islam
lainnya (melawan Jihad). . . . sebagai hasilnya, ratusan ribu orang telah
menghentikan ide dan semangat Jihad yang kotor itu." (Roohani Khazain
vol 15 p.114)
Saudara/i sesama Islam!
Ini adalah kepercayaan dan keimanan sebenarnya dari Mirza Ghulam
Ahmad Qadiani beserta Ahmadiyah/Jamaat Qadiani, namun propaganda-propagandanya
akan selalu berusaha membuktikan bahwa mereka adalah umat Muslim Sunni.
Ratusan ribu orang umat Muslim telah kehilangan keimanannya ditangan orang-orang
Qadiani/Ahmadi karena tidak tahu banyak mengenai Mirza Ghulam atau Gerakan
Ahmadiyah.
Penguasa-penguasa di sangat takut akan KEBANGKITAN ISLAM, serta SEMANGAT
JIHAD dari kaum Muslimin. Mereka tahu bahwa dengan adanya MUSLIM YANG MEMELUK
QADIANI/ AHMADI, berarti berkurang lagi satu umat Muslim. Tiap orang Ahmadi
harus percaya bahwa JIHAD ADALAH HARAM. Dengan
demikian Gerakan Ahmadiyyah Movement adalah agen Anti Kekuatan Islam dalam
rangka membuang keimanan ummat atas nama Islam.
SEMOGA ALLAH MENJAGA IMAN SETIAP MUSLIM DARI GODAAN-GODAAN KEJAHATAN.
AMIIN.
(SETYA: Saya akan menyampaikan hujah-hujah Mirza Ghulam Ahmad yang
aneh, tidak masuk akal dan lucu yang lainya. Dari jawaban Sdr. Nadri kepada
saya sebelumnya, banyak informasi yang disembunyikan. Bahkan Sdr. sengaja
BERBOHONG dengan mengatakan sebaliknya dari beberapa hal yang saya tanyakan.
Ada hal "nyleneh" yang dipercayai oleh ummat "Islam Mainstream"
pada saat ini seperti halnya Mukjizat (Kejadian Luarbiasa atas Pertolongan
Allah) yang terjadi pada Isa/Jesus. Namun dalam klaim Mirza, saya menemukan
puluhan hal yang LUAR BIASA NYLENEHNYA yang diumumkannya lewat dari seratus
tahun yang lampau. Kalau Sdr Nadri hendak jujur dan bermaksud menyampaikan
Ahmadiah yang sebenarnya, janganlah ditutup-tutupi ajaran-ajannya. Apalagi
dengan "menangkis dari sana-sini dan menembak kemana-mana" seperti
telah saya sarankan. Sdr menyerang kepercayaan sifatnya masih "khilafiah"/diperdebatkan,
namun dalam hal lain kepercayaan yang anda anut jauh lebih banyak menimbulkan
perdebatan. Mudah-mudahan Allah memberi petunjuk kepada Sdr dan kita semua.
Amiin).
BAHAN DIKIRIM OLEH SEORANG NETTER YANG DIAMBIL DARI TULISAN:
Another article in indonesian language!!